Petugas Proteksi Radiasi

Industri Tingkat I, II, dan III

KLASIFIKASI PETUGAS PROTEKSI RADIASI

Sesuai dengan Perka Bapeten No. 16 Tahun 2014, Petugas Proteksi Radiasi dikelompokkan menjadi 2 (dua), meliputi Petugas Proteksi Radiasi untuk:
  1. industri
  2. medis
Petugas Proteksi Radiasi untuk industri diklasifikasikan menjadi:
  1. Petugas Proteksi Radiasi Industri Tingkat 1 (satu);
  2. Petugas Proteksi Radiasi Industri Tingkat 2 (dua); dan
  3. Petugas Proteksi Radiasi Industri Tingkat 3 (tiga).
Petugas Proteksi Radiasi untuk medis diklasifikasikan menjadi:
  1. Petugas Proteksi Radiasi Medis Tingkat 1 (satu);
  2. Petugas Proteksi Radiasi Medis Tingkat 2 (dua); dan
  3. Petugas Proteksi Radiasi Medis Tingkat 3 (tiga).

Meliputi Petugas Proteksi Radiasi yang bekerja pada instalasi yang memanfaatkan Sumber Radiasi Pengion untuk kegiatan:
  1. produksi pembangkit radiasi pengion;
  2. produksi barang konsumen yang mengandung zat radioaktif;
  3. penggunaan dan/atau penelitian dan pengembangan dalam:
    1. iradiator;
    2. radiografi industri;
    3. well logging;
    4. perunut;
    5. fasilitas kalibrasi;
    6. fotofluorografi dengan zat radioaktif aktivitas tinggi atau pembangkit radiasi pengion dengan energi tinggi;
  4. produksi radioisotop; dan
  5. pengelolaan limbah radioaktif.
Meliputi Petugas Proteksi Radiasi yang bekerja pada instalasi yang memanfaatkan Sumber Radiasi Pengion untuk kegiatan:
  1. ekspor zat radioaktif untuk keperluan selain medis;
  2. impor zat radioaktif untuk keperluan selain medis;
  3. pengalihan zat radioaktif dan/atau pembangkit radiasi pengion untuk keperluan selain medis; dan
  4. penggunaan dan/atau penelitian dan pengembangan:
    1. gauging industri dengan zat radioaktif aktivitas atau energi tinggi; dan
    2. fotofluorografi dengan zat radioaktif aktivitas sedang/pembangkit radiasi pengion dengan energi sedang.
Meliputi Petugas Proteksi Radiasi yang bekerja pada instalasi yang memanfaatkan Sumber Radiasi Pengion untuk kegiatan:
  1. impor, ekspor, dan/atau pengalihan peralatan yang mengandung zat radioaktif untuk barang konsumen;
  2. penyimpanan zat radioaktif berupa Technologically Enhanced Natural Radioactive Material (TENORM); dan
  3. penggunaan dan/atau penelitian dan pengembangan dalam:
    1. fluoroskopi bagasi; dan
    2. gauging industri dengan zat radioaktif aktivitas rendah atau pembangkit radiasi pengion dengan energi rendah.
Meliputi Petugas Proteksi Radiasi yang bekerja pada instalasi yang memanfaatkan Sumber Radiasi Pengion untuk kegiatan:
  1. ekspor zat radioaktif untuk keperluan medis;
  2. pengalihan zat radioaktif dan/atau pembangkit radiasi pengion untuk keperluan medis;
  3. impor dan pengalihan zat radioaktif dan/atau pembangkit radiasi pengion untuk keperluan medis;
  4. produksi radioisotop berupa radiofarmaka; dan
  5. penggunaan dan/atau penelitian dan pengembangan dalam:
    1. radioterapi;
    2. kedokteran nuklir diagnostik in vivo; dan
    3. kedokteran nuklir terapi.
Meliputi Petugas Proteksi Radiasi yang bekerja pada instalasi yang memanfaatkan Sumber Radiasi Pengion untuk kegiatan:
  1. impor pembangkit radiasi pengion; dan
  2. penggunaan dan/atau penelitian dan pengembangan dalam radiologi diagnostik dan intervensional.
Meliputi Petugas Proteksi Radiasi yang bekerja pada penggunaan dan/atau penelitian dan pengembangan dalam kedokteran nuklir diagnostik in vitro.